Cuaca dan hati

Diposting oleh Unknown | | Posted On Minggu, 11 Agustus 2013 at 03.57

     Belakangan cuaca tidak menentu, kadang sangat panas dan kadang tiba-tiba hujan. Inilah bumi, planet dengan berbagai cuaca di dalamnya. Kerap kali kita mengeluh dengan cuaca yg ada dan tidak sadar bahwa sebenarnya memang seperti inilah seharusnya semua berjalan, memang seperti inilah bumi dirancang. Kita mahluk hidup tidak akan bisa bertahan hidup hanya dengan satu cuaca sepanjang tahun. Musim dingin berkepanjangan akan membunuh banyak mahluk hidup begitupun dengan musim panas berkepanjangan. Semua itu saling membentuk keseimbangan dengan sendirinya.
     Sama dengan penyesalan-penyesalan yg ada di dalam hati kita. Ambil saja contoh kita selalu mendapatkan penyesalan di akhir.




Dan akibatnya seketika pertanyaan-pertanyaan seperti:




"kenapa dulu saya tidak bisa lebih baik?"
"kenapa sekarang saya baru sadar?"
"kenapa saya tidak mencoba berusaha sebaik mungkin?"


serta masih banyak "kenapa" yg lainnya kini mulai bermunculan di kepala. Inilah hidup, entah kenapa tapi mungkin memang seperti ini hati kita dibuat dan dirancang. Sama dengan cuaca, kita tidak akan bisa terus hidup tanpa melakukan kesalahan. Kesalahan itu kemudian membentuk penyesalan. Tanpa adanya penyesalan hidup kita tidak akan lebih berarti.


Bukan bermaksud menggurui, tapi mungkin justru inilah seni dalam kehidupan. Pengambilan suatu keputusan lalu menyesal, dan begitulah seterusnya yg terjadi. Kita akan terus dibuat menyesal dalam hidup. Mungkin dari begitu banyak penyesalan itulah yg akan terus membentuk kita menjadi individu yg lebih baik.

Comments:

There are 0 komentar for Cuaca dan hati

Posting Komentar